Benar Benar saya masih berusaha mengerti tentang semua…


Benar. Benar, saya masih berusaha mengerti tentang semua yang saya alami sampai saat ini. Dengan sepenuh hati, saya berupaya untuk memahami segala yang ada. Baik tentang senyuman yang tiba-tiba saja terlukiskan di wajah ini. Maupun tentang bulir-bulir permata kehidupan yang segera bertaburan. Ya, ketiba-tibaan dan atau kesegeraan itu, mengajarkan saya pada banyak hal. Terutama tentang makna berbagi.

Deretan kata nan berjejer rapi, belumlah sesempurna rasa yang ada. Apalagi ketika titik demi titik menjadi pagar yang membatasi pertemuan mereka. Yang berakibat timbulnya makna berbeda. Ketika kita menelitinya.

Ya, bersama beliau-beliau semua, saya menelusuri jalan ini. Sepanjang jalan, kadang saya menangis. Sambil berurai airmata gitu. Namun. Lebih sering saya tersenyum, senang dan berbunga bahagia di dalam jiwa. Ya, saya menemukan cinta di sini. Cinta yang mensenyumkan. Ai!

Di jalan ini, saya dapat membaca apapun yang mau saya tulis. Termasuk menulis segala yang ingin ku baca, setelah saat ini berlalu. Karena ia perlu menemaniku, sampai pada akhir waktu menyapa.

Wah! Wah… 😀 ia tersenyum, menunduk, karena malu. Lalu ia berkata, “Kami hanyalah kumpulan kata. Kami tiada, tanpamu”.

“Eh, . . . koq gitu sih.. Tolong, angkat wajahmu, lalu pandanglah saya. Fokus.” 😀
Saya sukaaa.

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s