Ada seberkas wajah yang menuju tersenyum Saya senang…


Ada seberkas wajah yang menuju tersenyum. Saya senang memandangnya. Entah apa yang saat ini ada di dalam fikiran sang pembawa wajah tersebut. Ketika ia mampu berekspresi seperti itu. Saya juga kurang tahu. Apalagi untuk memahami. Namun, saya sangat suka memandangnya. Terlebih lagi ketika sang pembawa wajah menyapaku tiba-tiba. Dengan segala keramahannya, ia sampaikan ucapan, “Assalamu’alaikum, Teteh. Kenalkan, saya Enok. 🙂 “. Apz! Saya tersipu. Karena baru menyadari. Ternyata, pembawa wajah yang baru saja menyapa ramah, telah memperhatikanku sejak tadi. Adakah ia mengeja pandangku yang mulai menerawang?

“Saya salut pada beliau yang mengekspresikan wajah menuju tersenyum itu”.

Hingga akhirnya, kami berjabat erat. “Wa’alaikumussalam warahmatullah…”, jawabku dengan penuh senyuman. Seiring dengan buyarnya pandangan yang tadi sempat mengangkasa.

Teh Enok. Begini saya menyapa beliau. Teman yang baru saja saya kenali di Sangga Buana. Yes! Karena beliau adalah warga Sunda. Jadi, saya hampir tiap saat nge-Teh di kota ini. Apalagi ditambah dengan memandang wajah-wajah ‘geulis’ nan bersahaja. Semoga saya juga menjadi begitu.
Seperti halnya pemandangan yang seringkali saya nikmati dari waktu ke waktu. Aamin ya Rabbal’alamin.

@kan kita bertemaaan…


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s