Mengapa kita saat ini di sini *** Sedang…


Mengapa kita, saat ini di sini?

***

Sedang menyampaikan bahasa lisan ke dalam tulisan. Kemudian kita merangkai bahasa jiwa hingga membentuk tulisan pula. Selain itu kita juga sedang menyimpulkan hasil fikir ke dalam bahasa yang tertulis. Agar kita dapat mengingat… ‘ketika ia tidak ada lagi”. Bahwa, ia pernah ada, bersama kita, di sini.

“Makanya, ia bukan matematika yang penuh dengan logika. Seperti yang my lecturer http://rizalthea.wordpress.com sampaikan, dalam pertemuan kita tadi, di Sangga Buana.”

Namun, kita ada di sini, bersama cinta. Dalam rangka menebarkan cinta. Pun untuk mengumpulkannya. Lalu, kita dapat tersenyum bersamanya, lebih indah… dari senyuman rembulan malam ini. Subhanallah…

@Mengagumi wajah “gerhana” sang rembulan, 😉

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s