Ketika kita sibuk membersihkan debu di kaca jendela…


Ketika kita sibuk membersihkan debu di kaca jendela rumah saat ini. Lalu, lebih sibukkan? Kita membersihkan kaca jendela istana hati setiap detik. Seep!

Saat kita masih beranikan mata ini menantang sinar mentari di angkasa sana. Lalu kita tetap setia kan? Menundukkannya untuk memandang yang belum pantas ia nikmati.

Setiap kali kita berencana berangkat pergi, untuk melanjutkan perjalanan. Maka pasti kan? Kita tetap menjaga langkah-langkah jiwa dalam menempuhi perjalanannya.

Berulangkali kita mengisi raga dengan beraneka asupan gizi, untuk menyehatkannya. Lalu, kita masih ingat kan? Untuk memberi nutrisi terbaik bagi jiwa yang sedang membersamai. Agar kita sama-sama bertumbuh, hidup, dan mengisi hari bersama.

Memang, kita harus terus perlu, mesti kuddu mengenal siapa diri kita yang sesungguhnya. Agar kita dapat mengakrabinya. Wahai, sahabat sejati senang menemaninya.

Memangkas rerumputan dan dedaunan yang tumbuh bebas, kita juga melakukannya. Lalu, kita pun berbesar hati kan? Dalam meluangkan waktu untuk memangkas tunas-tunas pikir yang tidak seharusnya berkembang. Namun ia telah berdaun dan menghijau. Yaa…memangkasnya tentu lebih baik. Kalau memang perlu, cabut saja sampai ke akarnya. Agar ia tiada lagi. Lalu kita mencari bibit yang baru, berbobot dan lebih berkualitas. Kemudian kita semaikan di tempat terbaik yang telah kita persiapkan. Untuk kita jaga. Sampai ia bernilai guna.

@sejuknya…

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s