Berpamit rasa meninggalkan dzahir meringankan perulangan fikir bersama…


Berpamit rasa, meninggalkan dzahir,
meringankan perulangan fikir bersama dzikir,
wahai insan, utamanya takdir telah terukir,
apakah kita tahu kapan ia hadir?

Beraikan makna tanpa kenal akhir,
meski di perjalanan ini, kaki sempat terkilir,
namun ia terus melangkah untuk mengubah takdir,
berusaha, berdo’a dan berfikir,
agar ia paham dan mahir,
hingga sampai pada catatan terakhir,
karena titik itu kan segera hadir,

Tahun, bulan, hari, detik terus bergulir,
ajari sang insan bersama angin nan bersemilir,
seraya memandang arah dari hulu ke hilir,
sang insan lanjutkan fikir,
cepat geraknya, gesit! mengalir,
jelas, fokus dalam menjawab sapa, “Alhamdulillah, Ana Bikhair”.

@sahabatku…


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s