Selamat datang di kota Bandung Wahai adik adik…


Selamat datang di kota Bandung. Wahai adik-adik yang baik. Semangat dalam meneruskan langkah-langkah kita, yuuuks…?! Bersemangat ’45! 😀

***

Meski perlu jauh dari orang tua. Walaupun perpisahan raga dalam jarak nan tak sehasta, terjadi sudah. Pun meski bulir bening yang engga jadi bertaburan di pipi beliau begitu banyak. Namun saya yakin, hati beliau… sedang retak. Lihatlah,… lihat,… Pandangi dan tatap kedua mata nan bersahaja itu. Ada merah kan? Ya, merah nan tak biasa. Namun ia mengandung pesan yang tersampaikan indirectly. Begini bunyinya, “Nak, titip sekepinghati Ayah dan Bunda, yaa. Tolong engkau jaga ia, selama ragamu jauh dari kami. Karena ia adalah yang menjadi ‘satpammu’ kini. Sedangkan Allah… adalah Penguasa Tertinggi di istana hatimu. Jaga diri, hati dan fikir, yaa. Sampai berjumpa lagi, wahai buah hati Ayah dan Bunda. Selamat dan sukses”.

@Iwan dan Santi… adik-adikku sayang. Good Luck, ¥€$…?


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s