Untukmu wahai ulama penebar cinta ku menyapa meski…


Untukmu, wahai ulama…
penebar cinta…
ku menyapa…
meski engkau telah tiada…
namamu terus ada…
dalam kehidupan hamba…

Untukmu, yang dikenalkan oleh Ibunda…
semenjak dahulu kala…
ketika ku masih belia…
ya, saat kanak-kanak usia hamba…

Untukmu, yang ku kenal meski lewat suara…
yang belum pernah ku bersua…
dari gambar dirimu ku menerka…
engkau benar-benar sahaja…
selamat melanjutkan langkah di dunia kita yang berbeda…

@sebelum hamba tutup usia pula

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s