Eits Yang lagi nangis Ada apa denganmu temanku…


Eits! Yang lagi nangis… Ada apa denganmu, temanku? Mengapa engkau meneteskan bulir-bulir bening dari kedua matamu? Ya, deras alirannya jelas terlihat olehku. Ia berkejaran saling mendahului. Karena inginnya berpindah lebih cepat dan sesegera mungkin dari telaga suci nan terjaga. Yes! Selamat ya, engkau sungguh mempedulikannya. Salah satu wujud kepedulianmu padanya, adalah dengan mengatur arah tatapnya. Agar ia senantiasa bercahaya.

Nah, ketika kini ku lihat engkau sedang mencucinya. Mengapa teman? Hayuu lah, ceritai aku tentang sedu sedanmu itu. Ada pesan apa yang ia sampaikan padamu? Berbagi kita yuuks. Mengapa engkau menangis? Mengapa teman…
Mengapa engkau menangis?

“Karena saya dititipi banyak persediaan airmata. Maka, saya membagikannya. Agar saya lega… Lalu, ku jalani detik waktuku dengan kedamaian dan kesejukan saat ia membanjir pipi ini. Kemudian, cemerlanglah tatapku dan kembali membening fikirku setelah ia berlalu. Untuk selanjutnya, tersenyumku pada alam-Nya. Bersama senyuman yang lebih indah. Wahai, dapatkah engkau mencium semerbak senyumanku nan berbunga-bunga ini?”, jawab temanku, seraya melambai-lambaikan lentik bulu matanya di udara.

@Yes! I am enjoying it…


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s