Wah wah wah wahha Ha Ha D…


“Wah..! wah..! wah..! wahha..Ha..Ha..? 😀 Kalau begini, engga boleh sering-sering, yaa. Cukup! For today, kiranya. Coz, kesannya begitu pedas. Meski aslinya, terasa enak. Namun, kan pedeeees.., Yan…?!”, suara dari perutku yang terdengar merdu, dan ia pun langsung melilit.

“Wahai? Kasian engga tuch?”, bisik tangan-tangan ini. Kemudian ia mulai berdiaman. Tak mau lagi kiranya, mereka mengangkat sendok. Apalagi untuk menyuapi mulut nan siap menyantap menu ini.

“Saya bukan lupa. Akan tetapi hanya pingin nyoba doang, kok”, jawab lidahku.

“Iya, betul. Saya juga suka. Buktinya, tadi saya sempet liat. Lalu saya pun mengajak kaki-kaki kita untuk mendekatinya. Akhirnya, kita beli bareng-bareng. Iyaa kaan”, jawab mata bersama kerlingannya.

“Wait! Sebelumnya, kan pada udah nanya ke aku kan?”, fikirpun menyela.

“Yes, that is true. Kita berencana barengan, ngejalanin bersama. Lalu untuk risikonya? Kita tanggung bersama juga. Ok?”, fikirpun menutup perdebatan antara perut nan melilit, tangan nan gemulai, mata nan menatap, kaki nan menyaksikan manggut-manggut, dan wajah nan tersenyum geli.

“Yaa… Akuuur”, jawab mereka serempak. Sedangkan mpek-mpek yang tadi kita beli, kini tersisa kuahnya saja. Hehee… Akhirnya, ada yang ngebantuin. Tetanggaku memang idolaku. Trims ya, friend.

@I love my neighbour.

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s