Saya tidak yakin pada tahun ke 5 setelah…


Saya tidak yakin, pada tahun ke-5 setelah hari ini, saya masih ada di kota ini. Maka, saya menikmati indahnya alam nan menjadi tempatku bernaung saat ini. Pun, saya tidak begitu yakin bahwa pada tahun yang sama, perjalanan dalam kehidupan yang saya jalani masih seperti ini. Tidak. Tak ada yakinku akan keadaan yang sama. Padahal masa telah berganti. Yes! Hari itu tak sama dengan hari ini. Lalu, kalau memang demikian maunya, berarti saya perlu berpikir ulang sejak saat ini. Ya, tentang masa depan yang belum pasti itu.

Oia, saya pernah mengetahui sebait kalimat yang intinya begini, “Bahwa siapa kita adalah tentang apa yang sedang kita pikirkan, lalu kita mengerjakannya”. Ya, begitulah kira-kira, inti dari pesan yang seringkali hadir menyapa. Untuk mengingatkan saya, ketika saya mulai terbuai oleh indahnya dunia lainku.

Dunia lain? Apa pula ini? Tanya yang hadir sebelum ini adalah tanya yang terucap jelas, dari bagian diriku yang lain. Ya, ia yang menjadi temanku dalam hari-hari. Yes. “Aku sudah punya teman, kini”, teman yang menjadi penasihatku. Setiapkali aku memerlukan hadirnya. Ia adalah sahabat sejati sampai nanti. Lalu, ketika ia bertanya, maka akupun menjawab tanya tersebut. “Wahai teman, dunia lain yang saya maksudkan adalah, makro-alam-Nya, yang ada selain diri kita”. Alam yang seringkali menawarkan berbagai keindahan pada kita. Termasuk kebelumindahan yang kita tangkap darinya. “Apa contoh kebelumindahan itu, yaa?”, tanyamu lagi. Ya, berbagai hal yang kita belum menyukainya. Ketika kita menjalaninya, menemuinya, lalu, kita tidak mampu berbuat apa-apa padanya. Sehingga, ia membuat kita tak bergeming, tanpa gerakan. Itulah yang membuat hidup kita ini, menjadi berwarna-warni. Pandanglah apa yang ia tampilkan, dengan mata hati kita yang terbuka. Niscaya, kita dapat menangkap makna yang ia pesankan. Bersamanya, ada cinta. Cinta yang mampu menjadi jalan, tersenyumnya kita. Dalam menjalani hari bersamanya. Ya, senyuman yang lebih indah dari senyum mentari, sekalipun.

@ Dear Mentari . . .
Dari sinarmu, aku menangkap, ada cinta di sana


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s