Saya masih duduk manis di masjid Sangga Buana…


Saya masih duduk manis di masjid Sangga Buana. Untuk berdiam sejenak. Seraya memikirkan, aktivitas esok pagi. Tentang bagaimana caranya, saya sudah mesti sampai di CGD sebelum pukul 5 pagi. Karena tepat pukul lima esok, kita sudah ada dan kumpul. Ya, memang jadwal yang berbeda dari biasanya. Malahan, baru akan terjadi dan terlaksana. Semoga ada jalan terbuka luas indah membentang, yang dapat menghantarkanku ke tujuan dengan selamat, sesuai jadwal. Aamîn yå Rabbal’âlamîn.

Saya berpikir optimal agar dapat menjumpai jalan terbaik serta menyempatkan waktu untuk menghubungi ‘edi’ yang paling segar wajahnya. Wahai, ia teman yang seringkali muncul tak diundang. Tiba-tiba sudah menghinggapi my mind. Kemudian saya pun tersenyum bersamanya. Karena kami bertemaaan.

@ Dear Mentari . . .
Do’amu menjadi jalan yang menjagaku, teman…


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s