Adalah untuk mengabadikan kisah tentang kebersamaan kita ada…


Adalah untuk mengabadikan kisah tentang kebersamaan, kita ada saat ini. Ya, agar pertemuan yang sempat terjadi diantara kita menjadi abadi selama-lamanya. Begitu, teman…

Kemudian, dengan senyuman yang lebih indah, kita merangkai bait-bait lirik yang menjadi bukti bahwa kita pun pernah ada, bahkan bersama;

Persahabatan…
bukan untuk kita biarkan tanpa bekas lalu ia menghilang di telan oleh peradaban,
bukan… bukan… bukan untuk itu persahabatan hadir dalam kehidupan,
namun ia ada untuk memberikan penjelasan,
tentang segala yang kita rasakan,
tentang segala yang kita fikirkan,
tentang segala yang kita kerjakan,

Persahabatan…
bentang jarak yang menjarakkan kita, bukanlah sebuah halangan apalagi rintangan,
ia meluangkan waktunya untuk memberikan kita kepercayaan,
buatlah ia menjadi terpentingkan agar kita dapat mengambil pelajaran,
bentuklah ia agar membantu kita dalam melakukan perbaikan,
hingga kelak… kita percaya, bahwa ia ada untuk menjadi salah satu jalan,
ya, jalan yang kita tempuh untuk dapat mencapai tujuan,
keabadian… dalam naungan persahabatan,

Persahabatan…
tak selalu mesti dalam perjumpaan,
bukan pula bersentuhan lalu bersalaman dalam keseharian,
namun ia ada atas nama kemanusiaan,
sebagai teman kita dalam melanjutkan perjalanan,
engkau yakin, kan? teman…
ia mampu meningkatkan harapan,
bahkan ketika kita lemah dan tanpa kekuatan,
ia hadir untuk memberikan saran, penyelesaian, dan senyuman,

Persahabatan…
adalah ia sebagai jalan,
ya, hanya jalan yang kita usaha perjuangkan,
agar ia kembali dapat kita susuri, kita tempuhi,

Persahabatan…
betul, teman…
ia adalah kekekalan nan berkepanjangan,
kalau engkau belum percaya, silakan untuk membuktikan,
adakah engkau mempunyai teman?
ketika engkau memilikinya, maka jagalah ia terus dalam ketenangan,
niscaya, abadilah persahabatan antara kalian,
berikan ia kepercayaan, maka ia mampu menjalankan,
sampaikan padanya barisan pesan, maka ia menyimpannya dalam ingatan,
teladankan ia akhlak nan menawan, maka ia menjadikanmu sebagai teladan,

Persahabatan…
ketika kita menyempatkan waktu untuk menyemaikannya,
maka dapatlah kita merasakan bahagia,
saat kita bersuka ria untuk menanamnya,
kelak kita menyaksikan pertumbuhannya,
setiap kali kita memupuknya dengan kebaikan,
sampailah kita pada saat pemanenan,
ai! siapa yang tidak akan bahagia?
saat kebun yang ia rawat penuh dengan hasil yang memuaskan?

Persahabatan…
kita menjaganya, agar ia tetap ada,
meski kelak diantara kita sudah tiada,
bahkan sampai engkaudanaku tidak pernah bersua,
hingga ajal menjemput kita,

Persahabatan…
adalah tentang kehidupan insan,
ia yang pernah mengikrarkan diri untuk menjadi bagian darinya,
teman, engkau yakin, kan? akan hari pembalasan?
ketika raga kita tiada mampu lagi berbuat apa-apa,
hanya jiwa yang berbicara,
ya, ia yang mengungkapkan segala-galanya,
tentang apa yang ia pernah rasa,
termasuk tentang kisah yang terbina antara kita,

Persahabatan…
hanyalah sebuah ungkapan,
bagi sesiapa saja yang pernah mengenalnya,
namun bagi ia yang mengarungi suka-duka persahabatan,
maka ia percaya,
persahabatan tak seperti yang ia bayangkan,

“Untuk dapat mengungkapkan, kita perlu merasakan. Agar apa yang kita ungkapkan berbobot dan bernilai.”

@ Dear Mentari…
semua ini tentang kita


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s