Jalan yang kita tempuh mendaki berliku dan berlubang…


Jalan yang kita tempuh, mendaki, berliku dan berlubang di sana sini serta penurunanpun berulangkali kita tempuhi. Sedangkan pemandangan di pinggirnya, hanya ada pepohonan, rerumputan, persemakan dan pinus-pinus nan unik itu. Subhanallah, ketika kita melayangkan pandangan ke langit, di sana ada awan berwarna pinky. Waw… So sweet! 😀 Lalu mentari, di mana ya? Segera saya memutar arah pandang berkeliling di cakrawala semesta. Indahnyaaa… view alam-Nya, membuat saya terpesona luar angkasa. Yes!

Ke hutan kita menelusuri arah,
menikmati kesegaran nan masih alami, cerah,
bersenyuman kita berwajah sumringah,
menyemaikan bahagia, mencicipi anugerah,
membuat hari kita lebih meriah,
lalu kita segera menuai barakah,
wah… wah… wah…!
Hidup ini memang indah… teman, 🙂
apalagi wajahnya, menggugah!

Bukit Herbal Dago, adalah lokasi kita berada kini. Di sini, ada rerindang pepohonan nan meneduhkan jiwa. Ada pula kesejukan nan mendekapi, erat. Brrrr…bbrbrbbrr. Pun ada kedamaian, nan jauh dari polusi. Apalagi kebisingan. Ai! Senangnya, berbaur dengan udara pegunungan. Jam segini, masih terasa tiupan angin nan sepoi-sepoi basah. Dinginnya menusuk hingga ke tulang.

@ Dear Mentari . . .
Saya menatapmu dari sekitaran “warung bandrek” di balik barisan bambu nan menjulang


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s