Ayah Meski dari suara nan mengalir tak deras…


Ayah…
Meski dari suara nan mengalir tak deras, ku dapat merasakan apa yang beliau alami kini. Nada suara nan tak begitu jelas, berat dan lemah itu…

Ayah…
Tidak berarti jauhnya jarak yang membatasi pertemuan raga kita, pun menghalangi rasa yang jiwa sampaikan.
Yaa Allah, berikan beliau kekuatan, ketabahan dan keikhlasan…
Damaikan jiwa-jiwa kami, dalam menerima kehendak-Mu…
Teguhkan kami, menjalani keputusan-Mu…
Yaa Rabbana…

Ayah…
Ketika bening airmata mesti mengalir, semoga ia hadir untuk menitipkan kesejukan,
walaupun tetesannya nan menderas belum berakhir, semoga ia menyisakan kedinginan fikir,
agar kita mengerti,
setiap bulirnya mengandung makna…

@ Dear Mentari . . .
Tetap tersenyum dan bersinar yaa…
agar hari ini cerah ceria dan mempesona.


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s