Meskipun begini saya masih ingin tersenyum padamu teman…


Meskipun begini, saya masih ingin tersenyum padamu, teman… Senyuman nan mengembang menjadi bukti bahwa saya masih ada bersama kalian. Walaupun belum perjumpaan. Namun, tak mesti berjumpa, kan untuk dapat melayangkan senyuman ini. Ya, semestinya kita mengerti, semua ini karena ada bagian lain dari diri kita yang berucap, “Saya telah menemuinya, dan ia baik-baik saja”. Jiwa, penuang rasa. Rasa dan berita yang telah ia dapatkan, segera ia uraikan, pada semesta. Dengan demikian jelaslah sudah, mengapa saat ini saya mampir di halaman ini, untuk tersenyum, 🙂 menyapa maya.

Meski gerak jantung mulai berdetak dengan frekuensi yang aneh, engkau perlu tahu. Saat ini, saya baik-baik saja.
Masih ada harapan…
Masih ada senyuman…
Masih ada sahabat berbagi…

@ Dear Mentari . . .
Saya mulai menangkap sinarmu nan cemerlang, terima kasih ya, friend


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s