Dear Mentari Berteman malam ku tenggelam dalam kelam…


Dear Mentari,

Berteman malam, ku tenggelam dalam kelam. Tanpa cahaya rembulan. Apalagi suara hewan-hewan malam. Sunyi, senyap mencekam. Sungguh, malam ini ku merasa tenggelam. Dalam dasar bumi nan berselimut kegelapan. Ai! Saya membayangkan tanah-tanah merah di kiri dan kanan bahkan atas dan bawah. Bertutupkan balutan kain kafan, badanku terdiam. Ia kaku, tanpa kekuatan. Lemah terbujur di bawah papan. Posisi kepala yang miring ke arah kiblat, berbantalkan gumpalan tanah nan mengepal. Astaghfirullâhal’adzîm… Jasadku pun dimiringkan pelan. Kaki, tangan, hanya terdiam… diam… Berbedung kafan. . .

@_ Adzan, Kain Kafan dan Kuburan_@

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s