Dear Mentari Tenggelam Saya hanya menyayangkan saja Untuk…


Dear Mentari Tenggelam,

Saya hanya menyayangkan saja. Untuk setiap nada bicara yang berlebihan. Kalau biasa aja, masih bisa. Lalu mengapa mesti setinggi itu, ya? Ai! Saya pun tidak habis pikir. Akibatnya, fikir ini terus bergulir, memikirkan.

@_Di bawah Langit-Nya Sore ini. Di sana ada Mentari sedang Bersinar, yang bagian atasnya ada Awan Gelap. Sedangkan Mentari berteduh di bawahnya. Hingga gelap itu sangat Kentara. Sendu Hatiku Memandangnya_@


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s