Dear Mentari Telah sekian lama kita bersama dalam…


Dear,
Mentari…

Telah sekian lama kita bersama dalam mengisi hari. Selama itulah kita saling mengisi, berbagi, mengayunkan tangan, dan melangkahkan kaki. Lalu, bersama pula, kita menata hati setiap hari. Hingga hari ini pun hadir, engkau tiada lagi. Adakah engkau dalam kondisi terbaikmu, teman?

Oia, meskipun saat ini kita belum lagi bersama, namun yakinlah, bahwa engkau sangat berarti. Yes! Karena engkau menjadi jalan yang menerangi siangku dengan gemerlapnya sinar akhlaqmu. Betapa bahagiaku, dalam kebersamaan kita, teman.

Mmm… berhubung sekarang lagi malam di tempatku berada, maka tiada ku dapat memandang sinarmu lagi. Eits! Hati-hati di jalan ya, friend. Kalau bisa, jangan ngebut. Tapi, beredarlah sesuai dengan nada nafasmu yang tenang. Meski tak gesit, namun tepat dan cepat, itu yang terbaik. Bener, kan ya, temanku.

Inginku, semoga engkau selamat dalam perjalanan panjangmu untuk menyinari alam-Nya. Karena keselamatan adalah penting. Ya, bahkan lebih penting lagi dari kesehatan yang kita harapkan hadirnya. Ketika kita lagi kurang fit dan bugar.

Friend, keep shining ya. Meski saya belum lagi tertimpa sinar cerahmu bersama senyuman ceria di wajahmu, namun kini engkau sedang menyinari hatiku. Hingga benderang ia terasa.

@_Setiapkali Ku Ingat Padamu, teman_@

Advertisements

2 comments


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s