Image

Mentari Mentari Wahai Mentari di hati ini jika…


Mentari… Mentari… Wahai Mentari… di hati ini,
jika kita memang ditakdirkan bersama selamanya,
maka hari-hariku lebih sering cerahnya,
waih!
Saya memang sukanya mendamba, teman,
seraya membayangkan hari-hari yang berseri,

Mentari… Mentari… Wahai Mentari… dalam hari-hari,
ia baik ya, gemar memberi,
bahkan berulangkali ia menunjukkan eksistensi diri dengan berbagi,
bila bukan materi, inspirasi pasti ia tebari,
kalau bukan itu, ia masih punya ‘edi-edi’ nan cakep sangat,
ai!
Sungguh, saya mengagumi sosok mentari,

Mentari… Mentari… Wahai Mentari… dalam hidupku ini,
ia miliki berlimpah ruah energi,
sure!
coba saja engkau pandangi setiapkali ia menampakkan diri,
pasti matamu kejap-kejip saat menatapnya, ya, silau kan?
But, saya tetap mengaguminya, meskipun ia bersinar terik sekalipun.
Termasuk saat mendung menyapa alam, maka saya segera mempertanyakan kondisinya…

Mentari… Mentari… Wahai Mentari… di hati ini,
ketika kelak engkau benar-benar tiada mampu bersinar lagi,
maka bumi, dan seluruh alampun membeku, friend.

@_Engkau Mentari di Hatiku, titik_@


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s