Hari demi hari yang berwarna warni penuh corak…


Hari demi hari yang berwarna-warni penuh corak, ia nikmati. Kalau jalan hidup yang berliku, menurun dan mendaki? Ia susuri pula. Ia menempuhnya dengan sepenuh hati. Semenjak ia menyadari, bahwa ia tidak lagi sendiri. Karena Ada Allah subhanahu wa Ta’ala Yang sedang Menemani, Mengawasi, Mengamati dan Memandangi dirinya. Ai! Kebahagiaan sejati, yang sedang melingkupi, membuatnya kembali tersenyum untuk mensenyumi takdir diri. Yes! Apapun yang terjadi, ia siap menjalani. Pun siap menjadi…

Termasuk siang ini. Ketika terangnya hari menyapa bumi, mentari sedang tersenyum padanya. Senyuman persahabatan yang mentari sampaikan, ia terima dengan wajah sumringah berhiaskan ceria dalam jiwa. Mereka bertatapan lamaaaa sekali. Hingga akhirnya, berujung pada satu janji yang mereka ulangi; “Kita Sahabat Berbagi sampai akhir usia menjemput diri.”

Dari sudut kamarnya, di depan istana rasa, ia terlonjak saking gembiranya. “Ahaaaa! 😀 Jum’at telah tibaaa… Berarti telah tiba pula masanya, untuk mengulang merangkai asa bersama mentari…”, curhatnya pun terlontar, entah pada siapa. Lalu ia pun tersenyum. Seraya membayangkan masa depan nan lebih indah. Lalu, bersama bunga-bunga berwarna ungu yang bermekaran di dalam hati, ia pun menutup lembaran diari yang sempat ia genggam. Namun, belum jadi ia tulisi. Karena terpesonanya pada mentari.

¤.-.¥€$.-.¤

‘@-@

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s