Mulailah menulis dari mana saja Silaen…


“Mulailah menulis dari mana saja.” (Silaen)

🙂 Oke, baiklah sahabat Silaen. Saat ini saya sedang berada di sini untuk menulis. Dari sebuah sudut di dalam istana hati, tafakurku mengenali diri. Lalu segeraku bangkit dan berdiri. Tragedi ini berawal dari beberapa kali ketukan yang sempat saya dengar, dari arah pintu. Kemudian diiringi oleh sapaan nan membangunkanku dari lelap nan mengesankan, tadi. Aha! Ternyata, saya telah tertidur semenjak awal malam mulai menyapa. Lalu, kejadian-kejadian itu? Hanya mimpi.

Baru saja Shanty, mengetuk pintu istana hatiku. Sedangkan saya, belum sempat menyahut. Karena masih berada dalam kondisi ‘antara ada dan tiada’, ketika sapaan terakhir menyentuh gendang telingaku.

***

Perlahan…, ku buka mata nan memerih. Sedangkan pelupukku sedang bekerja keras memeras tetesan airmata nan sedang membanjir. Ai! Ia membantuku untuk dapat merasakan kesejukan ini lagi. Kesejukan yang mulai membaluri kedua bola mataku, meski masih ada sisa perih pada kedua ujungnya.

Ku edarkan pandangan ke langit-langit kamar nan berwarna putih. Sebelum akhirnya, ku terkesima dengan segala yang ku alami. Alhamdulillâhilladzî ahyanâ ba’damâ amâtanâ wa ilaihinnusyûr.

***

Bangkitku, demi memastikan, bahwa suara tadi bukan ilusi. Sedangkan kaki-kaki ini, mengajak raga, jiwa dan fikir agar bergegas menuju lantai dua. Lokasi di mana Shanty berada. Kemudian saya menyapa Shanty. “Shantyyyy… Tadi memanggil Uni, yaa…?”, dengan suara jiwa, ku yakinkan diri, bahwa suara Shanty dan ketukan yang ku dengar tadi, bukan mimpi. Lalu, terdengar Shanty melangkah menuju pintu kamarnya dan menjawab, “Iyo… Ni. Hehee, 😀 “. Nah lha! Bener. Yes! Akupun gembira seketika itu juga. Bersamaan dengan ekspresi yang saya tangkap dari wajah dan nada suara Shanty.

Kejadian itu lho, yang menjadi jalanku mampir ke sini saat ini. Karena saya pengin mengabadikannya, agar ia memprasasti. He. Hanya nulis doang. Sekaligus, terinspirasi dari sebuah kalimat hebat yang saya peroleh dari bukunya Rian Hidayat El-Padary hal.166, “KATA-KATA PLUS; Kata-kata Super Power Orang-orang Hebat Sedunia”. Buku ini telah diterbitkan oleh ~BukuBIRU~ pada April 2010. Yes! Buku yang baik.

Kalau kalimat yang berikut ini, berasal dari buku yang sama. Namun halamannya berbeda. Ya, ia berasal dari hal.161;

“Bingung memikirkan dunia akan menjadikan hati gelap, sedangkan bingung memikirkan akhirat akan menjadikan hati terang.” (Utsman bin Affan)

Teman, inilah salah satu ikhtiarku untuk dapat melanjutkan rangkaian mimpi yang tadi ter-pause. Sekaligus untuk membuktikan bahwa mimpi itu tak hanya mimpi. Namun, ia dapat terealisasi, ketika kita mau berjuang bersama usaha yang tekun. Lalu, kita mau menyambungnya lagi. Saat mimpi-mimpi itu terputus sejenak. Yang disebabkan oleh berbagai hal. Termasuk karena kita terbangun, padahal lagi asyik-asyiknya berada dalam buaian mimpi.

Teman, saya yakin dan percaya, bahwa tidak ada seorang pun yang menginginkan hidupnya begitu-begitu aja, tanpa berubah. Apalagi sampai tak punya mimpi. Iya, kan teman…? 😆 Lalu, bagaimana pendapatmu tentang hal ini. Bagaimana juga kabarmu dengan mimpi-mimpimu yang indah? Adakah ia telah menjadi nyata? Atau masih berangsur dan berproses menuju nyata, teman…?

Ada waktunya kita merenung. Pun tiba pula masanya kita bergerak untuk melanjutkan langkah. Setelah itu, tiba pula zamannya berehat sejenak. Untuk menetralkan kondisi fisik, fikir, dan jiwa. Ya, karena masa adalah kesempatan. So, memanfaatkan kesempatan dengan cerdas adalah pilihan. Maka, saat ini engkau memilih untuk melakukan apa, terserah padamu. Karena engkau berhak atas waktumu. Dan ia adalah milikmu yang paling berharga. Harganya mahal, fren.

‘@-@ di istana hati, melanjutkan mimpi yang tertunda.

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s