Wahai sahabat My Surya Engkau bersinar ceria ku…


Wahai sahabat My Surya, . . .
Engkau bersinar ceria ku terpana, . . .
Kokohnya karang jiwa tiada akan pernah terganti oleh apapun juga, . . .

Wahai teman, sahabat My Surya, . . .
Ketika engkau berada di sini ataupun di sana, tiada mengapa, . . .
Karena kita telah dipersatukan oleh dunia maya, . . .
Saat engkau ada untuk menyapa, maka ketika itulah kesempatan kita untuk bersama, . . .
namun, saat engkau masih bersibuk ria dalam aktivitasmu yang nyata, . . .
Silakan saja, . . .
Good luck ya,a.a.a. untuk segala usaha dan upaya yang engkau usaha, . . .
semoga selalu yang terbaik yang kita laksana, . . .
demi hadirnya rangkaian senyuman kita yang lebih indah lagi di masa setelah detik ini, . . .

Wahai sahabat My Surya, . . .
Engkau ada untuk alam-Nya, . . .
So, keep your best effort yaa, . . .
tolong do’akanku juga mampu menjalani hal yang serupa, . . .
karena kita sehati dan satu jiwa, . . .
jadi, saling mendo’akan adalah pilihan kita, . . .
meski raga belum dapat bertatap dalam suasana gembira, . . .
tetapi ku harap engkau sedang alami hal yang sama, . . .
seperti yang sedang ku rasakan, yaa, . . .
bersama nuansa nan tercipta, . . .
ingin sangat ku beraikan segala rasa, . . .
sebagai wujud syukur pada-Nya Sang Maha Cinta, . . .

Wahai engkau, sahabat My Surya, . . .
berapa lama waktu yang engkau perlukan untuk dapat tersenyum ceria?
berapa lama jugakah masa yang engkau sisihkan untuk mau beraikan permata kehidupan nan engkau punya?
lalu, adakah engkau menikmati detik demi detik waktumu saat bersamanya?
mengapa, teman?
yaa… mengapa engkau melakukannya?

Wahai sahabat My Surya, temanku di alam maya, . . .
sungguh, saat kata demi kata yang kita cipta terus kita cipta, . . .
maka ketika itulah kita dapat saling menyapa, . . .
bertegur lalu bersenyuman, . . .
karena kita mengerti, hari ini kita ada, . . .
yaa… kita masih ada hingga saat ini, . . .
sedangkan esok, belumlah pasti akan terlaksana hal yang serupa, yaa, . . .

Wahai temanku yang baik budinya, . . .
engkau ternyata telah tahu, . . .
bahwa kita ada untuk saling memberi tahu, . . .
termasuk mencari tahu tentang apapun yang belum kita tahu, sedangkan kita sangat ingin mengetahuinya, . . .
fikiran kitapun berhasil menyatukan dua dunia, . . .
ialah dunia maya dan dunia nyata, . . .
lalu, di sini kita sama-sama belajar, tentang arti kehidupan, . . .
dari sini pula kita berlatih untuk menghargai waktu dan masa, . . .
semenjak kita bersiap untuk menjejakkan kaki di dalamnya, . . .
hingga nanti kita kembali ke dunia yang sesungguhnya, . . .

Wahai sahabatku yang tercinta, . . .
semoga di lain kesempatan, setelah kita berjumpa, ada lagi masa untuk dapat bersama, yaa, . . .
sampai berjumpa, teman, . . .
dalam suasana yang berbeda, tentunya, . . .
bersama senyuman yang lebih indah, . . .

‘@-@ -satu istana dalam dua dunia- ‘@-@

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s