Ya ungkapkan saja Niscaya lega dech D Pada…


Ya, ungkapkan saja. Niscaya, lega dech. 😀

Pada suatu hari, ada yang mau ngejodohin saya dengan beliau, temanku di sini. Nah! Sebelum proses pencomblangan berlangsung, sang penjodoh; baca Ukhti; nanyain dulu ke saya, begini, “Beneran Bun, suka nih?”, tanya Ukhti dengan gaya super dewasanya. Padahal, beliau masih berusia lebih muda dari saya. Namun, kewibawaan itu lho, yang membuat saya betah berlama-lama bersama Ukhti. Termasuk saat beliau mampir to my istana hati. Kemudian bercerita panjang-panjang-panjaaaang… Lalu berkisah lebar+lebar+lebbar tentang apapun yang beliau tahu. Tentu saja saya makin senang menyimak dan menghayati, segala cerita yang beliau tebar. Wah! Serasa dunia milik kita berdua. Sampai-sampai waktupun rela mengalah, demi membahagiakan kita yang asyik bersama canda nan ada. Aha! Berbagi itu indah, teman. 😉

Oia, salah satu hal yang saya kenang dari Ukhti adalah kebaikan beliau. Beliau yang leptopnya rela ku serang dengan beraneka picture. Dulu. Ketika saya baru belajar memblutut dari hape, latihannya ke leptop si Ukhti. Nah! Ukhti ini sabar banget melayaniku yang seringkali merengek kalau proses blutut gagal. Lalu saya akan tersenyum ceria sambil loncat-loncat, ketika pemindahan gambar dari hape ke leptop berjalan lancar. Hahaa… Saya memang begitu, teman. Senangnya berteman denganmu yang mengerti siapa saya. Lalu, engkau pasti punya karakter yang indah yaa.

Lalu, kenangan lainnya bersama Ukhti adalah tentang kebaikan beliau lagi. Kebaikan beliau yang lain adalah berbagi. Ya, secara, Ukhti temannya para motivator dan beliau-beliau yang memiliki energi lebih buat semesta. Lalu, Ukhti seringkali mengabadikan kebersamaan dengan teman-teman beliau dalam bentuk kumpulan kalimat berisi motivasi. Nah! Tak segan-segan Ukhti mengizinkanku untuk ikut menikmatinya. Bebas, dan terserah mauku kapan. Namun, saya sering menyempatkan waktu terbaik untuk melahap menu yang Ukhti hidangkan pada hari libur. Kadang-kadang malam. Sangat jarang pada pagi hari. Karena waktu pagi kami manfaatkan untuk menjalankan aktivitas rutin. Seperti; yang engkau tahu. Kami memang anak kost di “Wisata Kami” nan teduh. So, gitu de, 🙂

Kini, Ukhti pengen mencomblangkanku dengan seorang yang menurut beliau “pas”. ¿Oh, Yes¿ Terima kasiih teman. Engkau memang peduli. Nanti ku ceritaimu tentang beliau, ya Ukhti. Seorang yang benar-benar jodohku. Wallâhu a’lam bish shawab.

‘@-@


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s