Rasulullah bersabda Tidak ada seorang muslim pun…


Rasulullah bersabda.”Tidak ada seorang muslim pun yg mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya,melainkan malaikat akan berkata: “Dan bagimu juga kebaikan yg sama”. (HR. muslim no. 4912)” Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang orang mukmin laki2 dan perempuan.(QS.Muhammad :19).

***

Ayah, tiba-tiba sosok beliau memenuhi ruang fikirku di awal malam ini. Bertemankan tetesan keringat nan belum mengering, ku tersenyum menatap hari. Lalu perlahan ku melayangkan fikir ke arah nan tanpa arah, memang. Entah kemana? Aku pun tidak tahu pasti. Namun yang jelas, sang fikir sedang memuaikan dirinya. Nah! Sampai pula ia ke sini, teman. Ya, buat nyangkutin diri doang. Agar ia tak pergi begitu saja, tanpa jejak. Karena seperti yang kita tahu, hasil fikir sebagaimanapun hebatnya, sesungguhnya ia tiada. Kalau saja kita tidak berupaya memprasastikannya, dalam model apapun juga. Sehingga, ia hanya akan melintas secepat kilat. Clink…! 😉 Kemudian lenyap tanpa bekas. Ai!

Ayah, adalah imam dalam keluarga kami. Beliau adalah pimpinan dalam rumah tangga yang beranggotakan kami, para buah hati beliau. Sedangkan Ibunda, adalah dewan penasihat. Aha! Kayak apa aja yak? Ahahaa… Boleh, dong. Karena keluarga adalah sebuah negara kecil di benua rasa. Yang berlokasi di antara samudera kasih sayang nan melimpah ruah. Yes! Begitulah perumpamaan tentang asal mula kita. Kita, yang datang dari sebuah kelompok kecil bernama keluarga. Kemudian, kita berangkat untuk membaur dengan kelompok-kelompok lain yang beraneka jenis. Untuk selanjutnya, kita belajar bersosialisasi dengan banyak kelompok kecil lainnya tadi. Demi melanjutkan langkah demi langkah yang telah kita mulai dari gerbang istana bernama keluarga.

Ayah, beliau memberikanku kesempatan dan peluang untuk melanjutkan perjuangan di negeri lain. Ya, negeri ini adalah negeri yang lain, teman. Bukan lagi negara kecil kami. Namun, negeri ini adalah ranah rantau nan mengubah seorang aku menjadi ‘musafir perjuangan’. Ai! Sekejap saja waktu berganti, semuanya dapat merubah posisi. Termasuk tentang visi dan misi. Ya, buat apa aku di sini? Lagi dan lagi fikirku menunjukkan diri, lalu ia membentuk sebuah tanya. “Buat apa aku di sini?”.

Ayah, sesosok laki-laki yang kini ada di dalam fikirku. Beliau adalah mentari di hatiku. Ayah… Aku sangat ingin menatap wajah beliau yang ‘kini’ telah berubah menjadi lebih keriput. Setelah lebih dari setahun kita belum bertemu lagi, wahai Ayah… Aku sangat ingin menemani beliau duduk-duduk di teras rumah. Lalu kita bercerita tentang ‘kehidupan’ yang terlalu indah untuk tidak disyukuri.

Ayah, ada salam dari sahabat di sini, buat Ayah. Wahai Ayah, aku tahu banget, bagaimana ekspresi yang muncul pada wajah Ayah, ketika ku ceritai Ayah tentang para sahabat. Ai! Lagi lagi, senyuman Ayah nan menyejukkan, memenuhi ruang fikirku, kini. Bersama tatap mata yang berkaca-kaca, ku lihat Ayah mempertontonkan susunan gigi nan tak lagi lengkap. Wahai Ayah, meskipun tanpa tatapan langsung, namun ku merasakan ada Ayah di hadapanku kini. Ayah sedang meyakinkan bahwa aku mampu menjelaskan tentang ‘sahabat’. Lalu ku sampaikan pada Ayah bahwa, “Sahabat itu, adalah sosok seperti yang seringkali Ayah teladankan, wahai Ayahku sayang”. Lalu, kami pun tersenyum bersama. Sesaat setelah Ayah menganggukkan kepala, seraya menatapku dengan sinar teduh yang memancar dari kedua bola mata beliau.

Ayah, ku bingkiskan hadiah buat Ayah, berupa doa-doa terindah dari para sahabat di sini, special buat Ayah. Meski jauh di mata, namun engkau dekat di hati… 😉

Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s