Bagaimana Kabarnya, dan Teman-Teman?


“Waktu itu takkan pernah berubah… kita lah yang akan berubah…” (Iyan)

🙂 🙂 🙂

Aha! Iyan, bagaimana kabarmu, teman. Setelah lama tiada kabar dan berita yang disampaikan oleh sang bayu padaku tentang beliau, maka tepat pagi ini, alam-Nya mengajakku untuk mengulik dunia maya. 😀 Dan ternyata oh ternyata, bertemulah saya dengan sahabat lama yang saat ini entah berada di mana, nyatanya. Namun demikian, saya bahagia. Karena saya sukses membaca sebaris kalimat yang beliau tuliskan. Sedangkan kalimat tersebut, sangat bermakna. Ya, begitu teman.

Iyan, beliau adalah salah seorang temanku ketika kita sama-sama melanjutkan pendidikan di lembaga pendidikan tinggi. Sebuah lembaga pendidikan swasta yang menjadi jalan sampaikan kami pada keadaan seperti sekarang ini. Asyiknya dunia pendidikan, kami jalani dengan sungguh-sungguh. Hingga sampai pula pada satu kenyataan, bahwa Iyan, tidak melanjutkan pendidikan di lembaga tersebut lagi. Tepat setelah beberapa bulan semenjak kepergian kami ke luar kota untuk presentasi. Nah! Saya juga tahu tentang berita ini, dari teman-teman yang lainnya. Teman-teman bilang, Iyan sekarang ada di luar kota, tepatnya -Jakarta-, untuk bekerja. Aha! Zaman yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa, teman. Ini menurut saya. Karena saya masih ingat betul, ketika itu kami sama-sama berada pada tahun ke dua masa pendidikan. Dan akan berlangsung selama tidak sampai satu tahun lagi, maka kami akan menyelesaikan masa tersebut. Namun, berbeda dengan Iyan, beliau tidak dapat melanjutkan pendidikan lagi.  Sampai akhirnya, kami semua benar-benar menyelesaikan masa pendidikan di Politeknik LP3I Bandung, tepat 2 (dua) tahun yang lalu.

Iyan, seorang teman yang kalem. Hehee, begitu kesanku tentang beliau. Saya menjadi tahu tentang beliau lebih jauh, ketika berkesempatan ikut dalam sebuah organisasi di kampus kita tercinta. ICON, adalah organisasi yang bergerak di bidang pengoperasian komputer. Dari sini pula saya tahu, kalau ternyata, penemu nama ICON adalah Iyan. Ai! Selamat ya, friend! Atas dedikasimu pada kehidupan. ICON adalah singkatan dari “Incredible Computer Nation“, begitukan ya, Yan? 😀 Ah, saya yakin benar. Karena barusan saya baru selesai membaca catatan lama tentang organisasi-organisasi yang pernah saya ikuti selama menempuh masa pendidikan di salah satu lembaga pendidikan swasta di Bandung ini.

  • Percayalah pada kemampuan diri
  • Jangan terlalu mengharapkan orang lain, apalagi menunggu
  • Jangan melakukan hal yang sia-sia
  • Manfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya
  • Pusatkanlah konsentrasi pada hal yang sedang dilakukan
  • Jangan mudah terpengaruh untuk hal yang tidak bermanfaat
  • Ingat, waktu adalah kita
  • Waktu tidak menunggu, namun ia terus bergulir
  • Iringi perjalanan waktu dengan karya-karya terbaikmu
  • Insaflah…sadarlah, engkau tidak sendiri, teman…
  • Segera mengintrospeksi diri dan berjuanglah!
  • Yakinkan diri kalau engkau bisa, lalu tetaplah bertekad kuat untuk maju
  • Persiapkan dirimu saat ini juga untuk menyambut hari yang terbaik sepanjang hidupmu,
  • Yes!
  • Jadilah bintang:

Bintang itu berkelipan. Ia mampu menjadi jalan bagi sesiapapun yang memandangnya, menjadi kagum. Bintang yang biasa kita kenal dengan sisinya yang berjumlah lima, mengandung makna. Sinarnya nan tajam, mampu menembus alam semesta. Meski jauh sekalipun, namun kita dapat menangkap sinarnya nan seperti titik kecil. Akan tetapi, titik itu bercahaya, teman. Subhanallah, indahnya bintang gemintang nan berkelipan.

Bintang, dengan sisi-sisi sinarnya yang tajam, ia mampu melindungi diri dari berbagai arah.  Dengan demikian, ia dapat dan mampu mandiri, lalu melebarkan fungsinya dengan apa yang ada padanya. Sisi bintang yang lima, melambangkan lima aktivitas yang senantiasa kita lakukan dalam sehari semalam. Ya, mengingat bintang, dapat mengenalkan kita pada arti penting salat lima waktu.

Bintang. Dengan keyakinan yang mantab dan semakin bertambah dari waktu ke waktu, akan menambah kepercayaan dirinya untuk melanjutkan pengabdian. Karena sisi-sisi yang ia miliki, sangat berarti dan penting. Sisi-sisi yang melindunginya kapanpun, di manapun, dalam kondisi yang bagaimanapun dan bersama siapapun. Ya, salat adalah kekuatan sang bintang.

Bintang. Sinarnya yang runcing dan melepaskan diri kemanapun, ini memiliki arti bahwa ia adalah ciptaan Allah yang bebas untuk berekspresi.  Ya, bintang mampu melebarkan penalarannya dan meluaskan wawasannya untuk meningkatkan kemampuan. Bersama kemampuan yang terus bertambah, sang bintang dapat menggali hikmah dari berbagai kejadian yang ia temui. Ai! Bintang itu juga menjadi jalan hadirnya hikmah, wahai teman.

Bintang. Pribadi berkarakter bintang adalah ia yang berpandangan jauh nun ke masa depan. Ia adalah pribadi yang mau melihat keluar dari dirinya. Lalu belajar dari waktu ke waktu untuk menghayati kehidupan yang sedang ia jalani.

Bintang. Berkarakter bintang, berarti ia siap kapanpun untuk menerima dan mempertimbangkan berbagai kritik, saran dan memahaminya. Ia akan dengan senang hati mengubah cara pandang, dalam upaya membangun diri, mengintrospeksi diri lebih sering, dan berprinsip untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Bintang, bersedia mengambil pelajaran dari setiap keadaan yang ia hadapi. Semua yang dialami selalu berarti dan ia mengakuinya. Untuk menjadi jalan matangnya jiwa, bertambahnya pemahaman dalam kehidupan.

Bintang, memancarkan sinar sebagai wahananya dalam menunjukkan eksistensi. Sekaligus menunjukkan aura terbaik dengan cara yang telah ia rancang sedemikian rupa. Setiap orang akan senang memandangnya, karena ciri khas yang melekat padanya. Ya, pribadi bak bintang adalah seorang yang berkharisma.

Bintang, hadirnya dipastikan berarti. Karena ia selalu melakukan hal-hal yang berarti. Ia berbuat dengan senang hati, bersama keunikan yang ia bawa. Walaupun kecil dan imut penampakannya, hakikatnya ia adalah besar. Namun, ia tidak mau membanggakan apa yang ia punya. Ia bersahaja. Dengan kerendahan hati yang melekat erat pada dirinya, pribadi berkarakter bintang selalu menarik. Meskipun dari kejauhan, dari sisi manapun orang melihatnya senantiasa terlihat indahnya.

Bintang, melambangkan kemandirian, keteguhan dan tekad yang kuat untuk maju. Ia akan selalu dikenang, ketika tiada. Karena hadirnya dari kegelapan. Dan ia memberi kerlipan pada gelap yang menggulita.  “Jadilah bintang, yang tersenyum selama-lamanya”.

🙂 🙂 🙂
Advertisements

“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s