Buat Selamanya


"Jauh di mata, dekat di hati"

"Jauh di mata, dekat di hati"

Hari ini adalah tanggal 31 Oktober. Hari ini merupakan akhir bulan Oktober 2011. Berarti kita sedang menuju tanggal 30 November, yang merupakan akhir bulan November. Ai! Mengingat akhir November yang selalu bertepatan dengan angka tiga puluh merupakan hari yang special, maka saya pun merangkai kata untuk menyambutnya. Oia? Ada apa pada tanggal tersebut, Ya?
“Ada Dech”. 😀 Namun intinya, tanggal tiga puluh November adalah suatu hari yang paling berkesan bagi Ibunda dan Ayahanda tersayang. Bagaimana tidak? Karena pada tanggal yang sama, beliau memperoleh karunia terindah dari Rabb kita. Ya, kehadiran buah hati sebagai anugerah dari-Nya untuk kedua orang tua yang sangat kami sayangi. Yes!

Ini adalah titip kataku untuk seorang yang sangat berarti dalam perjalanan kehidupanku. Ya, karena saya tidak tahu pasti, akan sampai pada akhir November nanti. Berhubung usia bukan kita yang menentukan. So, terjadilah ia pada hari ini. Hehe.. begini suara jiwa menyampaikan pesannya.

🙂 🙂 🙂

“Selamat hari lahir ya Own. Bahagia dan senyuman yang memancar hari ini adalah lambang cerianya hati dalam menempuhi hari. Happy for you, then, tersenyumlah wajah menyiratkan segala rasa yang pernah jiwa rasakan. Tersenyumlah wahai kakakku tersayang. I miss you so much. Meskipun jauh di mata, namun engkau selamanya dekat di hati. Sure.”

***

Own, adalah kakak laki-laki saya satu-satunya, dalam keluarga kami. Ai! Entah sudah berapa masa saya merangkai kata tentang beliau. Namun kini, saat ini, saya ingin sangat untuk merangkainya lagi. Buatmu… seorang.

Own. Ya, beliau adalah permata jiwa Ayah dan Bunda. Sama seperti saya, engkau, dia, dirinya, dan mereka di sana. Beliau terlahir dengan kelebihan yang telah melekat kuat pada diri beliau. Namun, beliau juga mempunyai kekurangan, yang kita semua juga memilikinya, begitu kan teman…? Hehee.

Nah, untuk saat ini, saya tidak akan menjelaskan tentang segala kelebihan ataupun kekurangan yang beliau punyai. Karena bukanlah hak saya dalam hal yang demikian. Akan tetapi, saya hanya ingin mensuarakan sebersit suara hati yang menyentuh ruang jiwa. Ia ada untuk membelai kemesraan yang tercipta di antara kami. Boleh dong, yaa? Karena kasih sayang yang melekat erat dari hati hati yang saling menaut, adalah kesempurnaan cita kita di dunia ini.

Own, beliau memang bukan seorang yang sempurna segala-galanya, namun beliau adalah sosok yang istimewa di hatiku. Yes. Karena beliau mempunyai jiwa yang penuh dengan kelembutan. Dan saya yakin semua itu, karena cinta dan kasih sayang yang beliau jaga selalu ada. Ai! Tiba-tiba saya sangat ingin menatap sorot mata yang teduh itu. Wahai Saudaraku, ku titip salam bertabur harapan melalui angin yang berhembus lembut, siang ini. Semoga saat ini, engkau dalam keadaan terbaikmu, ya Bro… ? Sedangkan jarak dan waktu, bukanlah berarti apa-apa, untuk pertemuan jiwa kita, kan?. Yes. “Jauh di mata, dekat di hati”.

Sampai kini, masih ku mengingat jelas setiap patah kata yang beliau rangkai untuk memberikan pesan padaku, saat jauh dari beliau. Hikzzz! Aku terharu, mengingatkan semua. Own, terima kasih yaa. Untuk menjadi kakak yang baik bagi kami.

🙂 🙂 🙂


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s