Manusia Bukan Robot


Akhirnya Ku Menemukanmu

Akhirnya Ku Menemukanmu (Photo credit: d’zoro)

“Don’t be pushed by your problems. Be led by your dreams. Live the life you want to live. Be the person you want to remember years from now. Make decisions and act on them. Make mistakes, fall and try again. Even if you fall a thousand times, at least you won’t have to wonder what could have been. At least you will know in your heart that you gave your dreams your best shot.”  (Silver Price)

***

Engkau hadir di hadapanku tanpa nama. Engkau pernah menemuiku tanpa rupa. Engkau menyapaku tanpa suara. Pun tanpa kenal masa engkau datang dalam kehidupanku. Aku percaya, bahwa engkau menitipkan hal yang berguna. Buatku? Buat kita semua. Karena aku belajar tentang hal ini, darimu. Engkau yang menitipkanku bait-bait kata, ketika kita mempunyai kesempatan bersua.

Sudah sekian lama. Walaupun belum terlalu lama. Ada pesan yang engkau selipkan dalam jenak waktu kita bersama. Ingin ku urai semua dalam susunan kata, namun aku merasa akan sia-sia. Ingin ku kembalikan padamu seluruhnya, namun aku memerlukannya. Ingin juga tak ku terima, akan tetapi aku ingin mengenangnya. Ingin pula ku simpan saja, namun untuk apa ia ada? Akhirnya, aku menitipkannya di sini, lembaran maya. Karena di sini engkau pernah menyampaikan padaku. Bahwa kita memang mempunyai dua dunia. Dunia yang saat ini kita jalani, dan dunia yang akan kita tempuhi. Dunia, o… dunia. Engkau penuh dengan orang-orang sahaja.

Melangkahku ke hadapan, ku bertemu dengan sebuah nisan. Bergerakku ke sisi kanan, ada pepohonan yang berjejer dengan rapi. Beralihku ke arah kiri, ada rerumputan yang daunnya melambai bernama ilalang. Mundur? Aku tidak dapat melihat apa-apa. Akhirnya, aku terdiam di tempat ku berada. Aku tegak berdiri untuk beberapa lama. Karena aku terpesona dengan apa yang aku alami kini.

Setelah sekian lama aku berdiri, akhirnya aku teringat pada sesuatu. Aku ingat kamu. Engkau yang pernah menemuiku tanpa suara. Engkau yang pernah hadir di hadapanku tanpa rupa. Engkau yang pernah menyapaku tanpa suara. Masihkah engkau ada di dunia? Kalau masih ada, how are you?  And do you know? I miss you so much.

Jiwaku pun tersadar, memikirkanmu adalah hal terindah dalam hidupku. Mungkin… aku akan terus merindukanmu seperti saat ini. Sebelum engkau benar-benar datang di hadapanku dengan wujud nyatamu. Dengan suara indahmu, untuk menjemputku menuju kebahagian. Kebahagiaan yang masih ada dalam harapan. Ku harap tak hanya sekedar harapan saja. Dan aku ingin menjadi nyata. Bersamamu aku yakin dapat mencapainya. Walaupun tidak segera.

Dari hari ke hari aku terus menjaga harapan ini. Bersama ingatan terhadapmu yang terus berkembang. Dan ingatan tersebut membuatku tersenyum setiapkali bayanganmu datang menghampiriku. Betapa indahnya semua aku jalani. Aku semakin menghargaimu.

🙂🙂🙂


8 comments

  1. Pingback: Berikut Ini Adalah Orang Termiskin Di Dunia « Nias Selatan ku

  2. Pingback: KISAH ABU NAWAS & HARUN AL RASYID « MyBirdDay.Com

  3. Pingback: 10 Virus Komputer Berbahaya Di Dunia « Nias Selatan ku


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s