Mengapa Membaca Gambar?


Tentang Persahabatan

Tentang Persahabatan

Cerita, dapat kita rangkai dengan cara membaca sebuah gambar. Gambar yang kita peroleh saat sedang berjalan-jalan, misalnya; merupakan salah satu sumber hadirnya cerita. Namun demikian, lebih sering gambar dapat menceritakan tentang banyak hal. Meskipun kita tidak merangkai cerita tentang gambar tersebut.

Cerita adalah pemaparan tentang hal-hal yang ingin kita sampaikan dalam bentuk susunan kata. Sehingga dengan menceritakan apa yang sedang kita lihat dari sebuah gambar, terlahirlah cerita.

Cerita tidak selamanya hanya susunan kata saja, namun ia dapat menjadi salah satu pengingat kita pada hal-hal yang ingin kita ingat. Tentang kebersamaan dengan teman-teman; contohnya.

Adapun cerita, terkadang merupakan salah satu pembuka suara sebelum kita menyampaikan inti dari topik yang ingin kita sampaikan. Sebagaimana halnya ketika akan menyampaikan topik bahasan dalam penyampaian perasaan, kita dapat bercerita terlebih dahulu. Setelah itu, berangsur menuju pada inti yang sesungguhnya. So, dapat disimpulkan bahwa cerita adalah menu pembuka dalam acara santapan percakapan.

Tidak semua orang dapat bercerita. Pun tidak semua kita mempunyai keahlian bercerita. Namun, kepiawaian seseorang dalam menyampaikan cerita tergantung pada pengalaman dan lama waktu dalam menjalani kehidupan. Walaupun tidak selamanya demikian, namun dapat dipastikan bahwa hanya orang-orang yang telah mengecap asam garam kehidupanlah yang dapat menyampaikan cerita dengan penuh pesan. Karena dalam bercerita, mereka tidak sembarangan. Namun pasti ada satu atau dua titik pesan yang sedang ia rancang untuk disampaikan dalam cerita yang sedang berlangsung.

Seperti seorang guru yang sedang bercerita di hadapan para siswanya dalam berbagai kesempatan waktu mengajar. Sesungguhnya beliau tidak akan bercerita kalau tidak ada pesan moral yang beliau selipkan.

Begitu pula dengan seorang Ibu yang pada suatu hari menyampaikan cerita pada buah hati beliau. Beliau yang bercerita pun mendapatkan perhatian dari anak-anak yang menyimak dengan baik. Ibu bercerita, terkadang untuk menasihati, terkadang pula untuk menitipkan rangkaian pesan. Karena biasanya, pesan akan lebih mudah lekat dalam ingatan kalau kita menerima atau menyampaikannya dalam bentuk cerita.

Cerita, walaupun panjang wujudnya, namun ada juga lho… Cerita yang pendek. Namanya adalah cerita pendek. Cerita yang biasa kita singkat dengan sebutan “Cerpen”.

Cerpen. Membincang tentang cerpen, aku sangat ingin merangkainya pula. Ya, sangat ingin. Adapun cerpen yang ingin aku rangkai adalah tentang persahabatan. Ya, temanya adalah persahabatan. Lalu, mungkin engkau bertanya padaku, “Mengapa temanya harus tentang persahabatan, padahal ada banyak tema lainnya?”.

Aku hanya inginkan tema tersebut untuk saat ini. Karena dalam cerpen tersebut akan ku selipkan rangkaian pesan tentang persahabatan.

😉 ºќ³³³ (y) ºќ³³³ ;)?

Cerpen, belum pernah aku merangkai sebelumnya. Ya, seingatku memang begitu. Oia, itupun kalau aku tidak salah ingat. Akan tetapi, aku sangat ingin ia ada. Kalau saja aku ingin merangkai cerpen saat ini, tentu bisa, yaa.. Kalau aku mau. Namun, kalau aku belum mau, maka cerpen tidak akan muncul saat ini. Berhubung aku sedang belum mau, maka akupun mengerjakan aktivitas yang lain saja.

Adapun aktivitas yang baru saja aku kelarkan adalah membuat sebuah rangkaian gambar tentang aktivitas yang kami jalani beberapa hari yang lalu. Aku dengan beberapa orang sahabat yang lain, menjalani waktu bersama, untuk beberapa lama. Teman-teman tersebut merupakan para tetanggaku di kota ini. Dan karena lokasi tempat tinggal kami berdekatan, maka kamipun menjalin persahabatan yang erat.

Keakraban yang kami pupuk dari waktu ke waktu, menyelipkan kisah tersendiri. Kami yang memang sangat jarang beraktivitas bersama, menjadi seakan bereuni, ketika kesempatan berjumpa itu tiba. Ya, kami sungguh bahagia tiada terkira. Ketika menemui kenyataan bahwa, kami akhirnya dapat tersenyum bersama. Walau tidak lama, namun kami merasakannya sangat mengesankan. Sedangkan dalam kebersamaan tersebut, banyak pesan yang dapat kami petik. Salah satunya adalah tentang makna senyuman.

Terkadang dalam persahabatan kita membumbuinya dengan ekspresi yang tidak biasa. Mungkinkah semua itu terjadi karena kita sudah bossann…? Ai. Padahal, kalau kita mau merenungkan, senyuman yang kita layangkan pada sesiapa yang sedang membersamai kita, dapat membawa efek yang sangat mengesankan. Senyuman kita akan abadi dalam ingatan beliau yang kita tinggalkan, ketika kita akhirnya berpisahan.

Sebagaimana yang aku alami dalam detik-detik menjalani waktu bersama dengan teman-teman. Di dalam waktu-waktu tersebut, kami (aku) merasakan kelegaan. Ada nuansa yang tidak dapat terlupakan. Hingga akhirnya, ia memprasasti dalam catatan yang akan menjadi kenang-kenangan. Yah, sebagai salah satu persembahan buat teman-teman yang menghiasi hariku menjadi lebih cerah.

Terang, benderang, penuh dengan nuansa kedamaian, adalah hari-hari yang senantiasa ada dalam ingatan ini. Sebagaimana waktu yang berlangsung pada masa silam dengan untaian senyuman penuh kebahagiaan. Maka untuk masa depan, pun ada rangkaian kesan yang dapat kita cipta hari ini. Hari ini yang semoga bertaburan senyuman. Bersama jalinan erat persahabatan.

🙂🙂🙂


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s