Jangan Rata-ratakan Dirimu


1/4 Bulan

1/4 Bulan

Apakah ada nilai yang engkau temukan dalam catatan saat ini?

***

Iseng-iseng, baru saja, aku mampir di visiting page, per-day. Lalu memperhatikan angka-angka yang tercantum di dalamnya. Dalam jeda waktu seperempat bulan selama Oktober 2012 ini, ternyata kunjungan rata-rata per-harinya menjadi (?….?) views per-day. 😀

Adapun cara menghitungnya adalah dengan menjumlahkan kunjungan dari hari ke hari, lalu dibagi dengan hari kunjungan. Seperti ini: 148+127+146+175+139+108+97 maka akan kita peroleh angka 940. Lalu jumlah tersebut dibagi dengan 7. Karena total hari yang kita hitung jumlahnya tujuh. Maka hasil yang sesungguhnya adalah 134,2857143.

Jadi, apabila angka tersebut diibaratkan dengan dirimu, teman. Maka ketika aku membulatkan angka menjadi 135. Artinya engkau membawa sebagian angka kekurangannya, untuk melengkapimu. Walaupun tidak mencapai angka satu. Tapi aku tahu, engkau selalu mengingatnya. Sedangkan ketika angka rata-rata tersebut engkau bulatkan menjadi 134 saja, ini berarti bahwa sebagiannya engkau tinggalkan untuk menjagaku. Lalu aku mengingatnya.

Itulah yang membuat kesalingterikatan antara kita, terjadi. Engkau masih belum mengerti dengan maksudku? Memang begitu yang seharusnya. Namun kalau engkau sudah mengerti, selamat yaa… Kita sehati, walau beda pemikiran.

Aku sangat ingin menyampaikan apa yang aku pikirkan tentang makna dari hasil yang berkoma itu. Karena ia berasal dari penghitungan dengan rumus rata-rata. Namun sampai saat ini, aku hanya mampu menyusun huruf-huruf saja.

Apakah ini yang aku pikirkan?
Kalau begitu, baiklah. Mari kita menyimpulkan keisengan ini menjadi beberapa kalimat berikut:
– Kita sedang belajar menemukan angka rata-rata
– Meskipun sederhana, bahan pelajaran perlu terus kita ulang, agar melekat di dalam ingatan
– Terlihat jelas, bukan? Terdapat perbedaan jumlah angka dari hari ke hari. Terkadang naik adakalanya turun. Di sini, kita perlu belajar dari kondisi sekitar.

He!

🙂😀🙂

“Engkau yang awalnya satu. kini tak lagi begitu. Ada yang senantiasa bersamamu dalam melangkah. Buka mata, lalu melihatlah. Optimalkan fungsi telinga, lalu mendengarlah. Raba hati, lalu rasakanlah apa yang sesama rasakan. Indera penciuman, ada pada hidungmu. Pedulilah pada lingkungan. Ada kulit yang membentang luas pada dirimu, itulah alam.
Renungkanlah…”

~ Marya Sy ~


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s