Catchy


Catatan ini terinspirasi oleh Catchy yang saat ini ada di sampingku. Catchy, siapakah Catchy?

Catchy adalah seekor kucing. Kucing yang sudah berkeluarga. Saat ini Catchy mempunyai seekor anak yang lucu. Warna bulunya mirip dengan Catchy, yaitu black dengan taburan putih dan orange di sekitar tubuhnya. Sedang ‘suami’ Catchy berwarna kelabu. Mereka adalah keluarga yang serasi.

Mengapa terinspirasi dari Catchy? Padahal Catchy adalah seekor kucing. So, bagaimana ia dapat menjadi jalan hadirkan catatanku saat ini?

Alasannya adalah tentang warna. Ya, aku yang sedang beraktivitas merancang sebuah picture untuk ku simpan di album, tiba-tiba terkagetkan. Ya, berhubung Catchy datang tanpa salam. Ia ternyata sudah berada di sisiku. Kemudian mengeluarkan sepatah kata padaku, bahasa khasnya yang aku tak mengerti. Mungkin maknanya, “Haaii?,” atau “Selamat Pagiiii…” Atau “Assalamu’alaikum,” atau “Good Morning” kah? Entahlah. Intinya, Catchy datang dengan nada indah yang mengalir dari pita suaranya nan merdu.

Serta merta aku terharu menyambut kehadiran Catchy di sisiku. Aku teringat pada kesetiaannya padaku. Yah! Ia seringkali menjengukku, walau tanpa ku minta untuk datang. Seakan, Catchy sudah mempunyai jadwal khusus untukku. Sungguh, aku bersyukur mengenalnya.

Keasyikanku mengotak atik picture pun terhenti. Lalu menyimpan file yang semenjak tadi aku olah. Karena aku ingin menyambut kehadiran Catchy.

Ku perhatikan seluruh tubuhnya, alhamdulillah, masih utuh. Ku telusuri pandangan matanya saat bersua dengan bola mataku, seakan ada pesan yang ingin ia sampaikan.

“Haaii, Catchy… Dari mana ajaaa..?,” bisikku lembut di telinganya. Lalu ku sentuh bulu-bulunya yang lembut. Kucing rumahan yang pintar merawat diri ini, pun merebahkan dirinya. Ia menundukkan kepala, lalu menutup mata yang sedari tadi membuka. Ku usap kepalanya, lalu ia pun seakan tertidur.

“Sangat mengesankan,” pikirku.

Tidak berapa lama kemudian, Catchy pun terlihat lelap. Masih ku tempelkan telapak tangan ini di permukaan punggungnya dan kepalanya. Eitss! Dianya malah semakin nyenyak. Nah! Berhubung Catchy sudah bobo, maka aku pun kembali melanjutkan aktivitasku semula. Mengetik-ngetik ga jelas, ngetik apa. Dan inilah hasilnya.

Rupanya, ramai suara keyboard yang berdentang tiada henti, mengusik kenyamanan Catchy. Ia pun membuka matanya nan bulat, mengangkat kepala, lalu duduk. Ia kembali berputar-putar di sampingku. Ia berpindah ke hadapanku. Lalu, memandangku lagi. Aku malu. Begitu pula Catchy. Karena kami saling memandang dua bola mata masing-masing.

Tak ingin berlama-lama bertatapan, akupun mengingat sesuatu! Yes! Bagaimana bisa, yaa? Hasil editan picture yang sedari tadi ku olah, semirip warnanya dengan bulu yang ada di tubuh Catchy.

Black, Orange and White adalah warna bulu Catchy. Sedangkan picture berikut adalah hasil kerjaanku sebelum Catchy muncul dari arah pintu. Pintu yang ternyata aku tidak menutupnya. Makanya, Catchy dapat masuk. Jiiiyyaaa….😀

Me and my life

Me and my life

MY@>–SURYA

🙂🙂🙂


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s