Semangat Pagiii…!!


Dreaming

Dreaming

Asyyeee’, kehadiranku pagi ini, disambut oleh seekor kucing yang sedang bermenung di depan pagar. Entah apa gerangan yang sedang ia pikirkan. Namun yang jelas, aku bersegera menangkap ekspresinya. Yhaa… “Semangat dong, Cat…?!,” bisikku menyapanya.

Xixixiii…😀

Seakan ia menyelami makna dari tatapanku terhadapnya, akhirnya si miooww pun beralih. Untuk selanjutnya, berlalu dari ku. Sehingga tidak lama waktu yang kami habiskan bersama di depan gerbang. Aku pun segera bergerak, melangkah dan berjalan. Bersama gerak yang lebih cepat, gesit dan tegap.

***

Pagi adalah sebuah waktu yang dapat kita manfaatkan untuk memulai aktivitas. Karena pagi adalah pembuka hari ini. Hari ini yang akan kita tempuhi. Ya, hari ini kita ada untuk melanjutkan bakti sebagai bukti keberadaan kita di dunia ini. Dan pagi hari lah semuanya bermula. Kalau saja pada pagi hari kita belum mau memunculkan semangat? Bagaimana dengan siang hari yang akan kita tempuh?

Ketika pagi hari kita masih suka bermenung seperti kucing itu, maka dunia akan berkata apa? Bayangkan, pikirkanlah…

Saat pagi yang berhiaskan indahnya senyuman mentari kita masih berselimutkan mimpi-mimpi? Bagaimana dengan jam-jam berikutnya yang sedang bersiap untuk menyambut kita? Oh diri…

Manakala kita masih tersibukkan oleh kecenderungan lama yang masih saja kita geluti? Apakah kita yakin akan mengalami perubahan pada hari nanti? Sedangkan kita tidak pernah tahu sama sekali, kapankah waktu terakhir kita di dunia ini. Wahai teman…

Kita adalah diri-diri yang sangat peduli dengan perkembangan dan perubahan, bukan? Dan yakinkah kita bahwa saat ini kita telah tidak lagi melaksana aktivitas serupa dengan kemarin? Sudah yakinkah kita bahwa kesempatan waktu saat ini sedang kita optimalkan penggunaannya? Hai…

Kata-kata adalah permulaan sikap dan perbuatan. Namun sebelumnya tentu ada sebuah sumber yang mengawali segalanya. Sumber bernama jiwa yang sedang kita bawa serta dalam melangkah. Dan ia jelas-jelas sangat tahu siapa kita. So, tolong jawablah dengan suaranya nan merdu, atas tanya demi tanya yang kita ajukan, silakan…

Permukaan bumi masih membentang hari ini, untuk kita titipkan jejak-jejak kaki. Sedangkan penyinaran paling terang sedang memperlihatkan sinar terbaiknya. Ya, mentari telah dan sedang bersinar saat ini dengan rupawan. Lalu, bagaimana denganmu teman. Engkau yang menjadi mentari di hati ku. Apakah sedang bersinar pula?

Rata-rata, keadaan alam di negeri tempat kita berada kini, sedang musim hujan, yaa. So, keadaan iklim yang super sejuk ini, tentu sangat mendominasi semesta. Alam pun memperoleh karunia termegah, bernama rintik-rintik hujan yang terus berjatuhan. Bayangkanlah apa yang terjadi saat hujan mengguyur alam. Dan perhatikanlah apa yang sedang berlangsung di sekitaran. Tentu sangat jauh berbeda dari biasanya, bukan? Aktivitas warga pun ada yang padam. Apalagi yang umumnya bergantung pada kondisi alam. Seperti para petani, misalnya. Pada musim hujan, petani akan terlihat sesekali berada di persawahan. Hanya beberapa saat saja, biasanya. Setelah itu, beliau-beliau akan kembali berteduh. Ai! Ini sebuah kisah yang ingin ku lanjutkan, teman. Kisah tentang perjalanan bersama alam. Kisah yang menjadi jalan sampaikan ku di sini, sebuah gerbang menuju harapan. Dan di depan gerbang tersebut, aku pernah berada. Meski untuk beberapa menit saja. Kemudian, aku pun melanjutkan berjalan dan terus melangkah dengan penuh harapan. Harapan untuk menjadi lebih baik lagi hari esok. Dan hari esok yang lebih baik, akan tercipta dengan berbuat yang terbaik hari ini, bukannnn..??

So, what are you doing now for your better in future?

🙂🙂🙂

Engkau yang awalnya satu. kini tak lagi begitu. Ada yang senantiasa bersamamu dalam melangkah. Buka mata, lalu melihatlah. Optimalkan fungsi telinga, lalu mendengarlah. Raba hati, lalu rasakanlah apa yang sesama rasakan. Indera penciuman, ada pada hidungmu. Pedulilah pada lingkungan. Ada kulit yang membentang luas pada dirimu, itulah alam.
Renungkanlah…”

~ Marya Sy ~


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s