Motto, visi, misi dan tujuan


Berikut adalah motto, visi, misi dan tujuan yang kita rangkai:

🙂🙂🙂🙂🙂🙂

Motto:

♥ ~.~ ♥ MENTARI ♥ ~.~ ♥

(Menata hati setiap hari)

Kekuatan wanita adalah kekuatan yang ... "

Keindahan wanita adalah kekuatan yang … ?! “

Visi: Menjadi muslimah yang dinamis dan mampu memprasastikan sejarah hidupnya.

Misi: Mempelajari, menghayati, menikmati alam dan mengabadikan hasil yang diperoleh dalam bentuk catatan-catatan sebagai prasasti eksistensi, menciptakan kedamaian setiap detik waktu dalam menjalani hari, menjalin keakraban dalam berinteraksi dengan alamNya, mengaplikasikan hasil yang telah diperoleh selama masa pembelajaran dalam keseharian.

Tujuan: Meraih kebahagiaan yang hakiki di akhirat dalam ridha Allah subhanahu wa ta’ala,

Semoga  kita dapat menjalankan semua yang telah kita rencanakan dengan sebaik-baiknya, untuk mencapai tujuan yang telah kita sangkutkan, dengan hasil terbaik.

Amiin ya Rabbal’alamiin.

~ Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ~

~ Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ~

🙂🙂🙂 Semoga bermanfaat yaa….🙂🙂🙂


5 comments

  1. Pikiran orang tua dengan pikiran anak-anak sangat jauh berbeda. Ketika orang tua memikirkan banyak hal yang akan terjadi sebelum bertindak. Maka anak-anak lebih senang menjemput risiko. Dengan demikian anak-anak mempunyai lebih banyak peluang untuk mengerjakan hal-hal yang baru baginya. Sedang seorang yang berpikiran lebih tua, ‘having and doing more of thinking before doing something.’

    “Ya, kita memang berbeda”.

    Terkadang kita memerlukan cara berpikir ketika masih kanak-kanak. Agar kita mau berinisiatif terhadap hal-hal baru. Karena kita tidak lagi memikirkan tantangan yang akan kita tempuh. Namun, kita lebih fokus pada hasil yang mempengalamankan kita. Sehingga kita lebih berani untuk mulai melakukan hal-hal yang menurut kita masih baru dan segar. Maka risiko segawat apapun, tiada pernah hampir dalam pikiran kita. Ia hanya sebuah kata. Hadapi tantangan, nikmati risiko. Kalau kita ingin memiliki pengalaman. Karena hidup ini bukan untuk bersenang-senang, Yan. Ia ada untuk mengajarkan kita arti kehadiran. Ia adalah diri kita. Semakin kita bersedia untuk melangkah. Maka hidup kita akan berubah. Yes!😀

  2. Menjadi lebih menghargai waktu.
    Memaknai kebersamaan dengan gemar berbagi.
    Rasa malu yang timbul karena menyadari bahwa lebih banyak hal yang belum kita tahu, mengakibatkan kita mau untuk terus belajar dengan motivasi terbaik. Agar kita menjadi tahu lebih banyak lagi. Agar kita pun dapat merasakan nikmat kemerdekaan yang sesungguhnya.😀 (He.. Ini efek dari hari kemerdekaan yang Insya Allah tanggal 17 Agustus 2010 ini kembali kita temui).
    Harapan-harapan dalam mengisi kemerdekaan:
    @ Menyatu dengan alamNYA, bersama lingkungan yang kondusif.
    @ Istiqomah (Mohon do’anya ya Sahabat..) Karena untuk dapat menjaga keistiqomahan, kita membutuhkan jauh lebih banyak perjuangan, daripada memulai.
    @ Belajar.. terus belajar.. ikhlas ^^
    @ Menjadi remaji/pemudi terbaik sejak saat ini, karena remaji/pemudi saat ini adalah calon Ibunda di masa yang akan datang. Karena begitu pentingnya peran dan fungsi seorang Ibu didalam kehidupan ini. Terutama bagi keluarga (specially) dan alamNYA (generally). Sedangkan remaja/pemuda hari ini, adalah calon pemimpin di masa yang akan datang. Marii..kita saling mendoakan, demi kebaikan dan keselamatan bersama, yuksz?🙂 Berdo’a dilanjut…. –> lebih banyak dan berkualitas, ~itulah do’a yang terbaik~ 🙂😆 Aamiin ya Rabbal’alamiin😆🙂
    Trim’s ya …


“Pesan-pesan positif dan konstruktif, sangat berguna demi masa depan kita”

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s